Apa itu Ethereum Classic (ETC)

Oleh CMC AI
18 May 2026 08:43PM (UTC+0)
TLDR

Ethereum Classic (ETC) adalah blockchain Ethereum asli yang tidak diubah dan terus beroperasi sebagai platform smart contract dengan mekanisme Proof of Work, menjunjung tinggi filosofi ketat tentang ketidakberubahan (immutability) di mana "Code is Law" (Kode adalah Hukum).

  1. Ini adalah rantai asli yang bertahan setelah perpecahan kontroversial akibat peretasan DAO pada tahun 2016, menolak untuk membalikkan transaksi yang dicuri.

  2. Menggabungkan prinsip utama: konsensus Proof of Work yang aman seperti Bitcoin dan kebijakan moneter tetap, dengan kemampuan pemrograman smart contract dari Ethereum.

  3. Nilai utamanya adalah ketidakberubahan, mengutamakan resistensi terhadap sensor dan kode yang dapat diprediksi serta tidak dapat dihentikan dibandingkan dengan pembaruan yang sering terjadi.

Penjelasan Mendalam

1. Asal Usul dan Sikap Filosofis

Ethereum Classic adalah mainnet Ethereum asli yang diluncurkan pada Juli 2015. Momen pentingnya terjadi pada tahun 2016 setelah peretasan terhadap smart contract "The DAO" yang mencuri 3,6 juta ETH. Komunitas terpecah soal apakah peretasan tersebut harus dibalik: mayoritas memilih untuk melakukan fork dan menciptakan Ethereum (ETH) yang kita kenal sekarang, sementara minoritas mempertahankan rantai asli yang kemudian dinamakan Ethereum Classic (CoinMarketCap). Kelompok ini memegang teguh prinsip "Code is Law"—percaya bahwa transaksi di blockchain harus tidak dapat diubah dan tidak boleh diubah, bahkan untuk memperbaiki pencurian.

2. Teknologi dan Pembeda Utama

ETC membedakan dirinya dengan peta jalan teknis yang konservatif. ETC tetap berkomitmen pada penambangan Proof of Work (PoW), seperti Bitcoin, yang menurut komunitasnya lebih terdesentralisasi dan aman dibandingkan Proof of Stake. ETC juga mempertahankan batas pasokan tetap sebanyak 210,7 juta ETC, menciptakan kebijakan moneter yang dapat diprediksi dan deflasi. Meskipun demikian, ETC tetap sepenuhnya kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM), artinya dapat menjalankan smart contract dan aplikasi terdesentralisasi (dApps) yang sama seperti Ethereum, namun di lapisan dasar yang lebih tahan sensor.

3. Nilai dan Peran Ekosistem

Nilai utama ETC adalah sebagai lapisan penyelesaian transaksi yang sangat aman dan tidak dapat diubah. ETC memposisikan dirinya sebagai "Bitcoin + Ethereum"—menggabungkan keamanan kuat dan prinsip uang yang sehat dari Bitcoin dengan fungsi smart contract dari Ethereum. Hal ini membuat ETC cocok untuk aplikasi yang membutuhkan janji yang tak tergoyahkan dan kepercayaan jangka panjang, seperti pencatatan waktu (timestamping), transfer aset bernilai tinggi, atau sebagai lapisan dasar bagi sistem lain untuk dibangun dan diselesaikan.

Kesimpulan

Ethereum Classic pada dasarnya adalah pelestarian prinsip asli blockchain, menawarkan alternatif yang aman, dapat diprogram, dan tidak dapat diubah dalam ekosistem yang sering berfokus pada perubahan cepat. Seiring perkembangan terus berjalan, apakah komitmen teguh terhadap prinsip "Code is Law" ini akan menarik para pengembang yang mencari fondasi yang sangat kokoh?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.