Apa itu Velvet (VELVET)

Oleh CMC AI
16 May 2026 11:43PM (UTC+0)
TLDR

Velvet (VELVET) adalah Sistem Operasi DeFAI (Decentralized Finance + Artificial Intelligence) yang dirancang untuk mempermudah perdagangan on-chain, riset, dan manajemen portofolio melalui otomatisasi berbasis AI.

  1. Tujuan Utama: Velvet adalah platform terintegrasi vertikal yang berfungsi sebagai asisten AI untuk DeFi, membantu pengguna menemukan peluang dan menjalankan strategi menggunakan bahasa alami.

  2. Teknologi Kunci: Sistem ini menggunakan kerangka kerja AI multi-agen dan arsitektur berbasis intent untuk mengarahkan perdagangan secara optimal di berbagai blockchain sekaligus melindungi pengguna dari maximal extractable value (MEV).

  3. Ekosistem: Velvet memungkinkan pembuatan vault investasi tokenized yang non-kustodian dan menyediakan alat untuk trader individu maupun manajer portofolio institusional.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai yang Diberikan

Velvet bertujuan mengatasi kompleksitas dan fragmentasi di dunia DeFi dengan menciptakan antarmuka cerdas yang terpadu. Platform ini menyederhanakan seluruh proses—mulai dari menemukan token baru, menganalisis data on-chain, hingga mengeksekusi perdagangan dan mengelola portofolio. Velvet dirancang untuk berbagai pengguna, dari trader individu hingga dana lindung nilai kripto, dengan mengurangi hambatan teknis dan gesekan dalam eksekusi (Velvet.Capital Docs).

2. Teknologi & Arsitektur

Pada dasarnya, Velvet menggunakan arsitektur berbasis intent. Alih-alih menentukan detail transaksi yang rumit, pengguna cukup menyampaikan hasil yang diinginkan (misalnya, "dapatkan hasil terbaik untuk USDC saya"). Agen AI dan smart router platform ini kemudian mencari jalur terbaik di berbagai decentralized exchange (DEX) dan tempat lainnya. Sistem AI multi-agen-nya, termasuk co-pilot "Velvet Unicorn", menganalisis data on-chain secara real-time, sentimen sosial, dan berita untuk memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti serta mengotomatisasi eksekusi (Cointelegraph).

3. Dasar Ekosistem

Ekosistem Velvet dibangun di sekitar vault non-kustodian. Setiap pengguna dapat membuat atau bergabung dengan portofolio tokenized (vault) di mana strategi dijalankan secara on-chain tanpa manajer memegang aset secara langsung. Ini memungkinkan investasi yang transparan dan kolaboratif. Velvet mendukung multi-chain dan sudah berjalan di jaringan seperti BNB Chain, Base, Solana, Ethereum, dan Sonic, sehingga memudahkan pengelolaan aset lintas ekosistem (Frost❄️).

Kesimpulan

Secara fundamental, Velvet adalah upaya ambisius untuk membangun sistem operasi cerdas yang berfokus pada pengguna dalam dunia keuangan terdesentralisasi, menggabungkan otomatisasi AI dengan infrastruktur multi-chain yang aman. Pertanyaannya adalah, seberapa efektif model berbasis agen ini dalam menarik dan mempertahankan modal agar menjadi lapisan utama untuk manajemen aset on-chain?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.