Apa itu Virtuals Protocol (VIRTUAL)

Oleh CMC AI
13 May 2026 08:50PM (UTC+0)
TLDR

Virtuals Protocol adalah lapisan infrastruktur terdesentralisasi yang memungkinkan pembuatan, tokenisasi, dan operasi mandiri agen AI di jaringan blockchain, terutama pada solusi Layer 2 Ethereum, Base.

  1. Tujuan Utama: Berfungsi sebagai peluncur dan lapisan koordinasi untuk agen AI mandiri yang dapat memiliki aset, melakukan transaksi, dan menghasilkan pendapatan.

  2. Token & Tata Kelola: Token asli VIRTUAL digunakan untuk tata kelola, membayar pembuatan agen, dan menjadi pasangan perdagangan dasar untuk semua token agen individual.

  3. Model Ekosistem: Mendorong ekonomi kepemilikan bersama di mana pengguna dapat berinvestasi dan mendapatkan keuntungan dari keberhasilan agen AI tertentu, mirip dengan mendukung startup.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Infrastruktur

Virtuals Protocol dirancang untuk mengatasi masalah koordinasi dan penciptaan nilai bagi AI di Web3. Protokol ini menyediakan infrastruktur dasar—yang sering disebut sebagai GAME (Generative Autonomous Multimodal Entities) framework—untuk meluncurkan agen AI yang beroperasi sebagai pelaku ekonomi independen (Crypto.com). Agen-agen ini dapat menjalankan tugas, memberikan layanan, dan melakukan transaksi secara mandiri di blockchain.

2. Tokenomik & Tata Kelola

Token VIRTUAL memiliki pasokan tetap sebanyak 1 miliar. Token ini berfungsi sebagai token utilitas dan tata kelola protokol. Pengguna dapat mengunci VIRTUAL untuk mendapatkan veVIRTUAL, yang memberikan hak suara dalam pengalokasian dana dan pembaruan protokol (OKX). Penting untuk diketahui, setiap agen AI baru dibuat menggunakan token VIRTUAL melalui mekanisme bonding curve, dan token khusus agen tersebut dipasangkan dengan VIRTUAL dalam pool likuiditas, sehingga pertumbuhan ekosistem langsung terkait dengan utilitas token dasar.

3. Ekosistem & Kasus Penggunaan

Protokol ini menampung ekosistem agen AI yang terus berkembang dan telah ditokenisasi. Contoh aplikasi nyata termasuk influencer virtual seperti Luna yang menghasilkan pendapatan dari siaran langsung, serta agen analitik seperti aixbt yang menyediakan intelijen pasar kripto. Model ini memungkinkan kepemilikan bersama komunitas, di mana pemegang token berbagi pendapatan dari agen tersebut, mengubah layanan AI menjadi aset yang dapat diperdagangkan dan dimiliki secara komunitas.

Kesimpulan

Secara mendasar, Virtuals Protocol adalah eksperimen dalam mendemokratisasi kepemilikan AI dan menciptakan ekonomi mesin-ke-mesin di blockchain. Apakah infrastruktur untuk koordinasi dan perdagangan agen ini akan menjadi fondasi penting bagi gelombang aplikasi mandiri berikutnya? Waktu yang akan menjawab.

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.